Segera Cair BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 di Bulan Februari 2021, Ini Informasi Lengkapnya

Mediapagi.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut BLT BPJS Ketenagakerjaan pseudonym BSU Subsidi Gaji termin 3 cair Februari 2021. 

Program BSU BLT BPJS diluncurkan langsung oleh Jokowi pada Juli 2020 lalu, di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan. 

Pelucuran BSU BLT Subsidi Gaji itu turut dihadiri oleh seluruh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), BPJS Ketenagakerjaan dan para pekerja. 

Segera Cair BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 di Bulan Februari 2021

Program ini dibentuk dalam upaya Jokowi memulihkan perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. 

Sampai saat ini BLT BPJS sudah sukses membantu para pekerja atau buruh yang terkena dampak pandemi. 

Sehingga, mereka bisa tetap bertahan walaupun tengah dilanda oleh infection Corona. 

Namun, penyaluran BSU Subsidi Gaji belum tersalurkan sepenuhnya di 2020 lalu, karena ada beberapa faktor. 

Faktor-faktor tersebut yaitu, banyaknya pekerja yang rekeningnya bermasalah, sehingga pemberian BLT BPJS terhambat. 

Selanjutnya tahun anggaran 2020 sudah berakhir, maka dari itu sisa anggaran Subsidi Gaji harus dikembalikan lagi ke bendahara negara. 

Itulah beberapa faktor penyebab penyaluran BLT BPJS tidak mencapai 100 persen kepada para pekerja. 

Seperti yang diketahui sebelunya, Jokowi sudah menyebutkan, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilanjutkan. 

Prorgam PEN salah satunya yakni BLT BPJS Ketenagakerjaan dari Kemnaker di 2021 ini. 

Itulah beberapa faktor penyebab penyaluran BLT BPJS tidak mencapai 100 persen kepada para pekerja. 

Seperti yang diketahui sebelunya, Jokowi sudah menyebutkan, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilanjutkan. 

Prorgam PEN salah satunya yakni BLT BPJS Ketenagakerjaan dari Kemnaker di 2021 ini. 

“Secara konsisten, kebijakan pemulihan ekonomi yang kita jalankan sudah mulai terlihat hasilnya. Dengan tren perbaikan seperti ini, kita berharap situasi perekonomian kita ke depan akan lebih baik dan akan membaik,” ujar Jokowi. 

Jokowi sangat percaya diri bakal memulihkan perekonomian Indonesia dan bangkit di 2021. 

“Saya optimistis kita akan bangkit, ekonomi kita akan pulih kembali typical,” ucap Presiden. Pada tahun 2021, ungkap Kepala Negara itu. 

Pemerintah akan terus melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan lancar di 2020 lalu, terutama di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan perlindungan sosial. 

Setelah itu, pemerintah akan bagikan vaksin Covid-19 free pada awal 2021 nanti. 

“Adanya program vaksinasi ini, kita harapkan kepercayaan publik tentang penanganan Covid-19 akan muncul dan menimbulkan rasa aman di masyarakat, sehingga pemulihan ekonomi diharapkan dapat berjalan dengan lebih cepat,” ujar Presiden. 

Segera Cair BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 di Bulan Februari 2021

Jokowi juga membahas BSU atau sering kita sebut juga BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp1,2 juta. 

“Kami informasikan bahwa saat ini penyaluran BSU telah sampai pada gelombang/termin II. Adapun information penyaluran BSU per 14 Desember 2020 menunjukkan bahwa realisasi BSU sudah mencapai Rp27,96 triliun (93,94 persen),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Desember 2020. 

Pria asal Surakarta itu memastikan penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan, dijamin tidak akan nyangkut di Kemnaker. 

“Kami diaudit oleh BPK dan BPKP, kami dimonitor oleh KPK. Kami pastikan tidak ada dana yang mengendap di Kemnaker. Kalaupun masih ada dana retur seluruhnya harus dikembalikan ke Kas Negara,” tegasnya 

Sementara itu untuk lebih lanjutnya, Kemnaker sudah memberitahukan alur perbaikan rekening untuk pekerja yang masih belum dapat BLT BPJS Ketenagakerjan. 

Berikut inilah alur perbaikan rekeningnya: 

1. Information retur dikirimkan oleh Kemnaker ke BPJamsostek berdasarkan bank penyalur, 

2. Identifikasi penyebab information retur dan mendiskusikannya dengan pihak bank penyalur, 

3. Rekening retur dikembalikan kepada peserta, melalui pemberi kerja untuk membuka rekening baru (untuk efektifitas penyaluran direkomendasikan membuka rekening bank Himbara), 

4. Kemudian secara kolektif nomor rekening baru dikumpulkan kepada kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, 

5. Information divalidasi dan verifikasi, setelah itu disampaikan kembali kepada Kemnaker untuk diproses kembali penyaluran BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan melalui Bank penyalur. 

Selain itu, Kemnaker juga memberitahukan beberapa rekening harus dihindari, contohnya seperti rekaning yang tidak sesuai namanya dan NIK. 

Ada juga rekening yang sudah tidak aktif dan juga sudah dibekukan oleh pihak bank penyalur. 

Sehingga hal tersebut membuat rekening Anda sudah tidak terdaftar lagi. Selain itu, rekening pasif dan pinjaman, juga menjadi alasan utama gagal move. 

Maka dari itu, Ida bersama jajarannya sedang memngidentifikasi permasalahan pada rekening tersebut. 

Selanjutnya, jika sudah selesai identifikasinya, maka rekening itu akan dikembalikan lagi kepada para pekerja. 

Pihak Kemnkaer nantinya akan menyuruh mereka untuk membuat rekening baru dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 

Jika mereka sudah selesai maka, rekening baru tersebut dikumpulkan ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan setempat. 

Pada tahap terakhir ini, rekening baru itu akan divalidasi dan diverifikasi oleh kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. 

Selanjutnya jika sudah selesai expositions validasi dan verifikasi, nantinya akan dikembalikan lagi ke Pihak Kemnaker. 

Oleh pihak Kemnaker akan disalurkan kembali ke pihak bank penyalur, yang kemudian dicairkan kepada para pekerja. 

Setelah itu, jika ingin cek dapat atau tidaknya BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 3 , bisa melalui www.kemnaker.go.id. 

Selain itu juga bisa lewat connect sso.bpjsketenagakerjaan.go.id dan https://bsu.kemnaker.go.id. 

Kemanker juga menyediakan aplikasi BPJSTK Mobile untuk bisa cek penerima subsidi gaji. 

Nah, sekarang juga bisa cek penerima lewat pesan singkat (SMS) dan Whatsapp nih. 

Untuk SMS cukup kirim pesan ke nomor 2757 dengan mengetikan Daftar Saldo#Nopeserta#Nama#tanggal lahir#email. 

Jika untuk through whatsapp nya masih dengan design yang sama, namun untuk mengirim pesannya, kirimkan ke nomor 08119115910 atau 08551500910. 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo memastikan pada penyaluran BLT BPJS Ketanagakerjaan termin 3 tersebut, tidak akan ada dana yang nyangkut di Kemnaker lagi. 

Walaupun ada, tetapi dana tersebut akan dikembalikan lagi ke bendahara negara, karena mereka kini sudah diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Di sisi lain juga, Jokowi berharap agar penyaluran subsidi gaji termin 3 ini bisa membantu memulihkan perekonomian di Indonesia ini. 

Dikarenakan Presiden kita ini sudah optimis akan mampu membangkitkan perekonomian Indonesia di tahun ini. 

Seperti yang diketahui sebelumnya, penyaluran BSU termin 1 dan 2 belum mencapai 100 persen. 

Pada penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 1 ini, ada sekitar 12,2 juta pekerja yang sudah dapat BSU ini, dengan sisi pekerja yang belum dapat sekitar 200 ribu lagi. 

Anggaran complete yang sudah dikeluarkan Kemanker pada termin satu ini, sebesar 14,7 triliun. 

Sedangkan pada BSU termin 2 lalu, sudah ada 11 juta pekerja yang sudah dapatkan subdidi gaji ini. 

Dengan dana complete yang digelontorkan senilai Rp13,2 triliun, dengan 1,4 juta pekerja yang belum dapat. 

Maka jika dijumlahkan, ada sekitar 1,6 juta pekerja lagi yang masih belum dapat BLT BPJS ini. 

Jumlah tersebut dikarenakan target Kemnaker yaitu 12,4 juta penerima pertermin atau gelombangnya. 

Setiap gelombangnya itu terdapat 5 tahap, namun terdapat juga tahap tambahan yaitu tahap 6. 

Complete keseluruhan penerima BLT BPJS ketenagakerjaan termin 1 dan 2, yaitu sekitar 23,3 juta penerima. 

Dana yang digelontorkannya joke tidak sedikit, yakini sebesar Rp27,9 triliun. 

Ada sekitar 400 ribuan perusahaan yang pekerjanya sudah mendapatkan subsidi gaji tersebut di 2021. 

Sudah 34 Provinsi di Indonesia yang sudah tersalurkan dana BSU ini, dengan absolute penerima yaitu di daerah DKI Jakarta. 

Di DKI Jakarta ada 2,5 juta absolute penerima subsidi gaji dan daerah dengan penerima tersedikit, dipegang oleh daerah Gorontalo. 

Di daerah Gorontalo ini, penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan ini mencapai 200 ribuan pekerja. 

Itulah beberapa daerah yang tingakat penerima Subsidi Gaji withering tinggi dan withering rendah di 2020 lalu.

Check Also

Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20

Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20 Super Canggih

Mediapagi.net – Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20 Super Canggih, Realme C20 hadir di Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *