Selasa , September 28 2021

Pupuk Langka, 10 Ribu Petambak Lamongan Demo Tolak Permentan No.1

Pupuk Langka, 10 Ribu Petambak di Lamongan Aksi Turun Jalan, Tolak Permentan nomor 1
kabarone.com

LAMONGAN, Mediapagi.net – Akhir-akhir ini, kelangkaan pupuk dirasakan ribuan petambak di beberapa Kecamatan Lamongan Jawa Timur, para petani ini nekat turun jalan untuk menggelar aksi demo ke Kantor DPRD dan Kantor Pemkab Lamongan.

Aksi turun jalan yang dilakukan oleh petani ini sebelumnya telah dirancang dan surat pemberitahuan ke Polres Lamongan sudah dimasukkan, Rabu (5/2/2020).

Kordinator lapangan aksi turun jalan ialah Yusuf Fadeli, Yusuf membenarkan aksi turun jalan yang dilaksanakan Kamis (6/2/2020) dengan sasaran Legislatif dan Eksekutif.

Dalam aksi turun jalan akan diikuti ribuan petani. “Ya ada sekitar 10 ribu petani tambak yang akan ikut turun jalan,” kata Yusuf usai menyerahkan surat pemberitahuan aksi di Polres, Rabu (5/2/2020).

Demo ini harus dilakukan para petani lantaran ada ribuan tambak di 7 kecamatan di Lamongan yang kesulitan mendapat jatah pupuk bersubsidi. Hal ini terjadi setelah adanya keputusan pemerintah melalui Permentan nomor 1 Tahun 2020 mengenai alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2020.

Di Permentan tersebut menyebut subsektor perikanan budidaya atau tambak tidak mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi. “Permentan ini jelas akan membuat para petambak keberatan, dan produksi perikanan budidaya akan anjlok,” katanya.

Kondisi ini sangat menyulitkan petani, karena budidaya ikan air tawar di Lamongan hanya bisa dilakukan bila ada pemupukan yang ideal. Jadi perawatan ikan tidak bisa hanya mengandalkan pakan tetapi pemupukan juga harus dilakukan karena budidaya dilakukan di air tawar.

Check Also

Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20

Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20 Super Canggih

Mediapagi.net – Harga Terjangkau dan Spesifikasi Realme C20 Super Canggih, Realme C20 hadir di Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *